Home » » Wako buka Pelatihan Arab Melayu

Wako buka Pelatihan Arab Melayu

PEKANBARU (Rakyat Riau) - Wakil Walikota Pekanbaru Erizal Muluk, Jumat (22/4) membuka acara Pelatihan Penulisan Arab Melayu Digital bagi guru SD dan SMP se Kota Pekanbaru yang dilaksanakan di Hotel Bumi Asih.

Dalam sambutannya, Erizal Muluk berpesan agar guru-guru terus memperkenalkan kebudayaan Melayu bagi generasi muda. Salah satunya adalah dengan mengajarkan cara menulis dan membaca aksara Arab Melayu yang sesuai dengan kaidahnya.

Ia juga menyebutkan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga mempunyai komitmen untuk melestarikan penggunaan aksara Arab Melayu ini sesuai dengan visi dan misi Kota Pekanbaru yaitu terwujudnya Pekanbaru sebagai pusat kebudayaan Melayu.

"Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung acara pelatihan ini. Ini akan menjadi motivasi bagi guru-guru untuk bisa mengajarkan Arab Melayu kepada anak didik karena Arab Melayu ini mesti diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini," kata calon wakil walikota Pekanbaru ini.

Agar Arab Melayu tetap bisa lestari, ke depan, kata Erizal Muluk, nama jalan, perkantoran, hotel dan restoran, harus menggunakan aksara Arab Melayu. "Bahkan kalau perlu penggunaan Arab Melayu ini dibuatkan ketentuan atau Peraturan Daerahnya.

Tapi ini tentu tergantung siapa pemimpin kota ini ke depan," katanya lagi yang jika terpilih pada pilkada nanti dirinya akan memberikan apresiasi yang besar terhadap Aksara Arab Melayu.

Sementara itu Kabid Nilai Budaya, Bahasa dan Seni, Dinas Kebudayaan, Seni dan Pariwisata Provinsi Riau, Yoserizal Zen, mengatakan bahwa di Riau, terutama di Pekanbaru banyak perkantoran dan plang nama jalan yang telah menggunakan aksara Arab Melayu disamping huruf latin. Namun sayangnya, banyak juga penulisan Arab Melayu yang masih belum memenuhi kaidah-kaidah semestinya.

"Sehingga ketika tamu yang datang ke Riau seperti dari Malaysia, Brunei dan Pattani yang telah terbiasa menggunakan Arab Melayu, mereka tidak bisa membacanya. Ini karena banyak cara penulisan yang tidak tepat," kata Yose.

Oleh sebab itu, agar kaidah penulisan Arab Melayu tidak lagi menyalahi ketentuannya, akan lebih baik jika instansi yang terkait menyerahkan penulisan plang nama kantor dan jalan kepada yang lebih memahami Arab Melayu. (rls)
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Info Riau Data | Membangun Negri Untuk Semua - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Premium Blogger Template