PEKANBARU (Rakyat Riau) - Masyarakat Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai menyatakan dukungannya dan akan memenangkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Septina Primawati - Erizal Muluk pada pilkada 18 Mei 2011 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam bentuk pernyataan sikap sejumlah RT/RW, kader posyandu, majelis taklim, dan pemuda Sri Meranti, pada acara silaturrahmi masyarakat setempat bersama Septina Primawati, Sabtu (23/4) di halaman masjid Babul Jannah jalan Tirtonadi.
Ketua RW 4 Kelurahan Sri Meranti, Zulfahmi, yang mewakili RT dan RW, dalam sambutannya berharap jika Septina dan Erizal Muluk terpilih sebagai walikota agar dapat memberikan perhatiannya terhadap masyarakat Sri Meranti. "Kami berharap, jika ibu (Septina) terpilih sebagai walikota Pekanbaru nantinya agar memberikan perhatian kepada kami. Hingga kini jalan di lingkungan kami belum diaspal serta di sini kami selalu dilanda banjir jika musim hujan tiba," kata Zulfahmi.
Ia menyebutkan di Sri Meranti ada sebanyak 15 RW dan 74 RT serta 10.268 pemilih pada pilkada mendatang. "Insya Allah sebanyak 70 persen dari DPT tersebut akan mendukung dan memilih pasangan Septina - Erizal," katanya yang disambut tepuk tangan oleh ratusan warga yang hadir.
Sementara itu, calon walikota Septina Primawati menyambut gembira dukungan masyarakat terhadap pasangan Berseri pada pilkada mendatang. Di hadapan warga, Septina menyebutkan keikutsertaannya pada pilkada ini bukan sekedar ingin ikut-ikutan saja melainkan karena merasa terpanggil untuk membangun Pekanbaru menjadi lebih baik.
"Awalnya tidak ada keinginan saya untuk maju pilkada. Namun karena melihat dukungan dari masyarakat Pekanbaru agar kami melakukan perubahan terhadap Pekanbaru maka kami maju dengan konsep-konsep pembangunan," jelas Septina.
Di hadapan masyarakat, Septina mengatakan prihatin dengan kondisi yang selalu dialami masyarakat Sri Meranti yang selalu kebanjiran. Jika terpilih nanti, ia akan memberikan perhatian dalam persoalan banjir di Pekanbaru dan pembangunan jalan-jalan yang selama ini masih belum di aspal. "Untuk mengatasi banjir pemerintah kota mesti memiliki konsep. Salah satunya adalah dengan menunjuk konsultan dalam membuat program mengatasi banjir," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama ia juga menyebutkan sejak namanya muncul sebagai bakal calon walikota hingga menjelang pilkada dirinya banyak ditimpa isu-isu tidak sedap. Seperti kalau perempuan tidak boleh menjadi pemimpin, akan berpisah dengan suami jika menjadi walikota, serta isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Walaupun diisukan demikian, Septina tetap bertekad maju agar Pekanbaru menjadi lebih baik lagi.(jel)
Pernyataan tersebut disampaikan dalam bentuk pernyataan sikap sejumlah RT/RW, kader posyandu, majelis taklim, dan pemuda Sri Meranti, pada acara silaturrahmi masyarakat setempat bersama Septina Primawati, Sabtu (23/4) di halaman masjid Babul Jannah jalan Tirtonadi.
Ketua RW 4 Kelurahan Sri Meranti, Zulfahmi, yang mewakili RT dan RW, dalam sambutannya berharap jika Septina dan Erizal Muluk terpilih sebagai walikota agar dapat memberikan perhatiannya terhadap masyarakat Sri Meranti. "Kami berharap, jika ibu (Septina) terpilih sebagai walikota Pekanbaru nantinya agar memberikan perhatian kepada kami. Hingga kini jalan di lingkungan kami belum diaspal serta di sini kami selalu dilanda banjir jika musim hujan tiba," kata Zulfahmi.
Ia menyebutkan di Sri Meranti ada sebanyak 15 RW dan 74 RT serta 10.268 pemilih pada pilkada mendatang. "Insya Allah sebanyak 70 persen dari DPT tersebut akan mendukung dan memilih pasangan Septina - Erizal," katanya yang disambut tepuk tangan oleh ratusan warga yang hadir.
Sementara itu, calon walikota Septina Primawati menyambut gembira dukungan masyarakat terhadap pasangan Berseri pada pilkada mendatang. Di hadapan warga, Septina menyebutkan keikutsertaannya pada pilkada ini bukan sekedar ingin ikut-ikutan saja melainkan karena merasa terpanggil untuk membangun Pekanbaru menjadi lebih baik.
"Awalnya tidak ada keinginan saya untuk maju pilkada. Namun karena melihat dukungan dari masyarakat Pekanbaru agar kami melakukan perubahan terhadap Pekanbaru maka kami maju dengan konsep-konsep pembangunan," jelas Septina.
Di hadapan masyarakat, Septina mengatakan prihatin dengan kondisi yang selalu dialami masyarakat Sri Meranti yang selalu kebanjiran. Jika terpilih nanti, ia akan memberikan perhatian dalam persoalan banjir di Pekanbaru dan pembangunan jalan-jalan yang selama ini masih belum di aspal. "Untuk mengatasi banjir pemerintah kota mesti memiliki konsep. Salah satunya adalah dengan menunjuk konsultan dalam membuat program mengatasi banjir," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama ia juga menyebutkan sejak namanya muncul sebagai bakal calon walikota hingga menjelang pilkada dirinya banyak ditimpa isu-isu tidak sedap. Seperti kalau perempuan tidak boleh menjadi pemimpin, akan berpisah dengan suami jika menjadi walikota, serta isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Walaupun diisukan demikian, Septina tetap bertekad maju agar Pekanbaru menjadi lebih baik lagi.(jel)